Rabu, 9 Oktober 2013

Syukur itu lebih nikmat dari sabar...


Hari ini genap 2 bulan pemergian cik Hawa...spt bulan lepas, setiap 9hb pasti akn teringat "dah bape bulan ek hawa pergi?" mesti hati kecil ni yg sibuk mengira² bulan...

dari bilik kecemasan,  pada 10 Ogos 2013 pada jam 11.50 mlm... saat yg kami akn ingt smpai bila²... kenangan tu akan datang tanpa diminta...di saat doktor menggeleng kepala tandanya "dia sudah tiada"... saat yg x dpt digambarkan betapa sedihnya... rasa mahu histeria...tp mulut x berhenti² beristighfar, takut hati tidak menerima ketentuan Ilahi... "Dari Engkau dia datang, kepada Engkau dia kembali"

dari perjalanan ke hospital lg aku telah berdoa " Jika ini yang tertulis untuknya, aku redha, aku halalkan susu ku kepadanya...aku redha ats ketentuanMu...krn aku tahu ini yg terbaik untuknya...Engkau berkati lah dirinya...Kau rahmatilah dirinya...Terima kasih atas pinjamanMu  yg sementara kepada kami...Terima kasih atas perasaan ibu yg pernah aku rasa..."

ketika hawa di sahkan hydrocephalus, disaat tiada siapa yg boleh bantu kami... hanya Dia...hanya Dia saja tempat kami meminta...meminta agar keajaiban berlaku kepada Hawa...puas kami berdoa...berdoa...siang dan malam...solat hajat, Yaasin yg selalunya dibaca seminggu sekali, tetapi pada ketika itu, setiap minit dibaca, agar hati² kami masih berdoa dan terus berdoa, agar dipermudahkan segala urusan cik Hawa...dan akhirnya kami bertawakal...jalan terakhir bg kami...

"siapa yang tidak melaluinya tidak akan faham maksudnya, 
orang² yang pernah hidup dan bertawakal, 
dia kan mengetahui keajaiban bertawakal, 
bila hati insan bulat kepada Ya Rabb,
"aku serahkan segala urusan ini kepada Mu ya Allah"

ajaibnya...kami menerima segala ketentuanNya...kami tidak pernah berputus asa...masih lagi berdoa...agar Hawa sihat seperti bayi² lain.  kami tidak pernah sesekali membenci Allah...malah bersyukur...mungkin ada hikmah disebalik kesulitan ini..yg pastinya kita perlu tahu, bukan Allah x makbulkan permintaan kami, tetapi


“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

Alhamdulillah...tetapi tipu la...di sudut hati pasti akan ada suara² jahat...yg kadangkala hadir juga...tapi cepat² istighfar...ketahuilah...

"Jika Allah hendak memberikan Ketenangan kpd seseorang,
dia tidak boleh ditahan oleh apa² tangan sekalipun,
Jika Allah menghalang Kebahagiaan kepada seseorang 
dia tidak boleh dihulur oleh apa² tgn sekalipun..."

apa² yg terjadi semua ats izinNya... kami redha...kami pasrah...tetapi bg suara² yg mengatakan....
 "yg sudah tu sudah la" " yg pergi tetap pergi" "biarlah dia dah tenang di sana" mereka ini tidak pernah merasai apa yg kami rasa...kdg² meluahkan dpt meringankan sedikit rasa kerinduan tu...tetapi bila diluahkan dikatanya tidak menerima ketentuan Ilahi... tak mengapa...yg pastinya kami tahu...Hawa sedang menunggu kami... InshaAllah....




Tiada ulasan:

Catat Ulasan